Menu

Mode Gelap
 

Luwu Raya

SPBU Sorowako Diduga Lakukan Pengisian BBM Subsidi Ke Jerigen Milik Pelangsir Pada Malam Hari

badge-check


					SPBU Sorowako Diduga Lakukan Pengisian BBM Subsidi Ke Jerigen Milik Pelangsir Pada Malam Hari Perbesar

Luwu Timur, SwarnasAktual.Id-SPBU Sorowako, kecamatan Nuha, Luwu Timur, di dugaan melakukan praktek penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis pertalite, dugaan penyalagunaan BBM bersubsidi tersebut terjadi pada senin malam (16/6/2026) sekitar pukul 21.30 Wita, setelah mobil tangki yang memuat BBM jenis pertalite kapasitas 16 ton milik pertamina usai melakukan bongkar muatan.

Dugaan penyalagunaan BBM bersubsidi jenis pertalite tersebut berlangsung saat bukan jam operasi SPBU yakni pada malam hari, dimana terjadi pengisian BBM dengan suara mesin nozzle mengisi keberapa jerigen secara sembunyi dalam ke hening malam.
Salah seorang warga yang tidak ingin di sebutkan identitasnya kepada media ini mengatakan, beberapa saat sebelumnya, mobil tangki baru melakukan pembokaran muatan dengan kapasitas 16 ton Pertalite.

Namun belum kering aspal yang di lewati mobil tangki tersebut, jerigen berkapasitas 30 hingga 35 liter sudah berjejer rapi mengatri pengisian BBM, beberapa jerigen juga terlihat tersusun secara masif disalah satu kendaraan pick up yang diduga milik salah seorang pelangsir insial HS yang bertempat tinggal dikecamatan towuti.

“belum kering aspal jalanan yang dilintasi mobil tangki pertamina usai membongkar muatan, namun sudah banyak jergen yang mengantri untuk melakukan pengisian BBM, pengisian ke jeregen pun dilayani oleh oleh pihak SPBU sorowako, sebagian jergen yang terisih BBM sudah di naikkan kemobil pick up, tinggal menunggu aba-aba terakhir untuk berangkat”Ungkapnya.
Pengisian BBM bersubsi tersebut ke jergen yang di duga milik para pelangsir BBM dilakukan oleh salah Seorang karyawan atau PORMEN SPBU yang berinisial inisial KS, tangannya cepat dan matanya mengawasi ke sekeliling guna memastikan pengisian BBM ke jergen berlangsung aman dan lancar.

“Pertalite yang subsidi dengan harga murah yang harusnya di distribusikan kemasyarat kecil, petani, ojek, namun pada malam itu, BBM bersubsidi tersebut justru diduga mengalir ke jerigen, bukan ke tangki motor warga”jelasnya.
Pihak SPBU Sorowakosaat konfirmasi salah seorang PORMEN SPBU Sorowako yang berinisial ID mengatakan, sebenarnya tugas pengawasan pengisian BBM tersebut untuk sementara dialihkan kepada dirinya atas perintah manager SPBU Sorowako yang berinisial RK untuk melakukan pengisian BBM kebeberapa jerigen.

“saya hanya melaksanakan perintah dari manager untuk melakukan pengisian BBM perttalite ke jergen yang ada”ungkapnya.
Menanggapi pernyataan tersebut seorang warga kembali menimpali pertanyaan, sudah berapa lama sandiwara ini diputar? Jerigen-jerigen itu larinya ke mana? Siapa penadahnya? Dan kenapa CCTV, pengawas, sampai Pertamina baru “kecolongan” sekarang?
“ingat SPBU itu etalase pertamina, kalau etalasenya retak karena mafia jerigen, kepercayaan publik ikut retak,a turannya jelas yang tertuang dalam Perpres 191/2014 melarang isi jerigen tanpa izin. Apalagi kalau ada arahan manajer. Itu bukan pelanggaran, itu dugaan kejahatan subsidi”ungkapnya.

setelah kejadian tersebut, kini Warga sekitar mendesak Pertamina, BPH Migas, dan Polres Luwu Timur untuk segera turun tangan. “Kalau dibiarkan, subsidi yang seharusnya untuk rakyat malah akan dinikmati mafia BBM. karna jelas bahwa Ini pengkhianatan yang dilakukan oleh OKNUM SPBU” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

Sementara itu RK Manager SPBU Sorowako memberikan kepada media SwarnasAktual.Id memberikan tangapanya tentang kejadian tersebut mengatakan,perlu kami jelaskan bahwa waktu kedatangan mobil tangki ditentukan oleh jadwal distribusi dan tidak selalu terjadi pada siang hari, pada saat kejadian mobil tangki tiba pada malam hari sehingga proses penerimaan BBM dilakukan pada waktu tersebut.

“ Proses bongkar muat tidak dapat ditunda terlalu lama karena merupakan bagian dari operasional distribusi BBM yang harus segera diselesaikan sesuai prosedur, apabila mobil tangki tiba pada siang hari dan dalam jam operasional, tentu pelayanan kepada konsumen tetap berjalan sebagaimana biasanya”ungkapnya.

Oleh karena itu kata RK, pelaksanaan penerimaan BBM pada malam hari tidak dapat diartikan sebagai upaya untuk melakukan kegiatan secara sembunyi-sembunyi, melainkan merupakan konsekuensi dari jadwal kedatangan mobil tangki dan kebutuhan menjaga ketersediaan stok BBM bagi masyarakat.
“Kami telah memberikan penjelasan berdasarkan informasi dan kondisi operasional yang terjadi pada saat itu, semoga penjelasan dari kedua belah pihak dapat menjadi bahan pertimbangan yang utuh dalam melihat peristiwa tersebut”ungkapnya.

Pewarta : Tim Red/SwarnasAktual.Id

Baca Lainnya

PT.CLM Serahkan 1 Unit Truk dan Kontainer Sampah Sebagai Kado HUT Luwu Timur Ke-23

8 Juni 2026 - 22:24 WITA

Sertifikasi Gada Pratama untuk Sembilan Warga Desa Pemberdayaan Di Fasilitasi PT CLM

7 Juni 2026 - 21:58 WITA

Mau Umroh Aman Dan Nyaman, Magatti Tour and Travel Jawabannya.

30 Mei 2026 - 12:22 WITA

PT.CLM Serahkan Tujuh Ekor Sapi Kurban Kepada Masyarakat Di Wilayah Pemberdayaan

25 Mei 2026 - 10:42 WITA

Trending di Luwu Raya