Menu

Mode Gelap
 

Luwu Raya

Anggota DPRD Lutim Andi Ahmad Turut Hadir Dalam Pagelaran Budaya Musyawara Adat Suku Padoe

badge-check


					Anggota DPRD Lutim Andi Ahmad Turut Hadir Dalam Pagelaran Budaya Musyawara Adat Suku Padoe Perbesar

Luwu Timur, SwarnasAktual.Id-Pagelaran adat musyawara Adat Suku Padoe, merupakan satu ritual dalam melestarikan adat dan budaya lokal di kabupaten Luwu Timur, dengan berbagai keragaman suku dan adat serta budaya di Bumi Batara Guru.

“perlu kesadaran dan mempekenalkan kepada generasi penerus bangsa di kabupaten Luwu Timur dalam menjaga dan melestarikan kebudayaan lokal, agar tidak tergerus oleh zaman moderenisasi, melalui pegelaran budaya serta musyawara adat, seperti yang hari ini di lakukan Suku Padoe merupakan kearipan lokal yang perlu di jaga dan di lestarikan” ungkap Andi Ahmad.

Sementara itu Wakil Bupati Hj.Puspawati Husler mengatakan, pemerintah daerah (Pemda), sangat mendukung setiap upaya pelestarian budaya lokal yang ada di Bumi Batara Guru, Pemda meyakini bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada aspek ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga harus sejalan dengan penguatan nilai-nilai budaya masyarakat.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler, saat menghadiri Pagelaran Budaya Musyawarah Adat Padoe yang digelar di Lapangan Karelai, Kecamatan Wasuponda, Jumat (27/03/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Puspawati menekankan pentingnya peran serta semua elemen masyarakat dalam menjaga dan melestarikan budaya.

Menurutnya, semua pihak memiliki tanggung jawab bersama untuk mengajarkan generasi muda mengenai pentingnya budaya.

“Saya bangga menyaksikan semangat luar biasa dari masyarakat dalam pelaksanaan pagelaran ini. Keterlibatan semua pihak, baik sebagai penampil maupun penonton, menunjukkan bahwa kecintaan terhadap budaya masih sangat kuat,” kata Wabup Puspawati.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum tersebut sebagai upaya memperkuat komitmen dalam menjaga budaya, terutama di tengah arus globalisasi.

“Kita perlu memastikan nilai-nilai budaya tidak hanya tetap hidup, tetapi juga mampu beradaptasi dan sejalan dengan perkembangan zaman,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wabup berharap kegiatan pagelaran budaya seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan serta melibatkan generasi muda, sehingga warisan budaya adat Padoe tetap terjaga dan berkembang dari generasi ke generasi.

Sementara itu, Mohola Padoe, Meriban Malotu, B.A., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekedar silaturahmi, melainkan momentum memperkuat komitmen menuju masyarakat Padoe yang lebih kuat dan berdaya.

Selain itu, ia juga berpesan kepada generasi muda agar terus berkarya sekaligus berharap dukungan dari berbagai pihak.

“Teruslah berkarya, karena masa depan Padoe ada di tangan kalian. Kami juga berharap dukungan ini dapat terus berlanjut,” tutup Mohola Padoe.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Wabup Puspawati, didampingi Mohola Padoe, Meriban Malotu, B.A., anggota DPRD, unsur Forkopimda, Kadis Disparmudora, serta Camat Wasuponda. Sebelumnya, berbagai tarian ditampilkan pada Pagelaran Budaya Musyawarah Adat Padoe, juga Devile, hingga Drama Kolosal tentang Perjuangan Suku Padoe.

 

Pewarta : Red/SwarnasAktual.ID

 

Baca Lainnya

Lutim Jadi Lokus Studi Tiru Pengelolaan Aset Pemkab Takalar

14 April 2026 - 08:05 WITA

Luwu Timur Kirim Dua Camat Ikut Diklat Kepamongprajaan di Jakarta

14 April 2026 - 07:45 WITA

Bupati Luwu Timur Apresiasi Sinergi Kota Parepare di Hari Jadi ke-66

13 April 2026 - 06:49 WITA

Pastikan Kenyamanan Kafilah, Bupati Irwan Kunjungi Pemondokan Usai Pembukaan MTQ Sulsel

13 April 2026 - 06:12 WITA

Trending di Luwu Raya