Menu

Mode Gelap
 

Luwu Raya

Sekjen KKM Rudiansyah, Desak Inspektur Tambang Usut Insiden Kecelakaan Kerja Di PT.PUL

badge-check


					Sekjen KKM Rudiansyah, Desak Inspektur Tambang Usut Insiden Kecelakaan Kerja Di PT.PUL Perbesar

Luwu Timur, SwarbasAktual.id-Sekretaris Jenderal Kerukunan Keluarga Malili (KKM) Rudiansyah, mendesak inspektur tambang untuk turun tangan mengusut kejadian kecelakaan kerja yang menimpah salah seorang karyawan di PT.PUL.

Rudiansyah menilai insiden tersebut mengindikasikan, adanya penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang tidak sesuai.

“Inspektur tambang tidak boleh diam. Jika memang ada pelanggaran K3, maka aktivitas produksi PT PUL harus dihentikan sementara. Investigasi mendalam perlu dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang dan tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” tegas Rudiansyah.

Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan serta minimnya monitoring di lokasi tambang, yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan kerja.

Selain itu, Rudiansyah menduga kecelakaan ini bisa terjadi akibat kurangnya pengalaman pekerja. Menurutnya, pekerja yang belum berpengalaman mungkin tidak memahami sepenuhnya risiko di lapangan atau belum memiliki keterampilan yang memadai untuk menghadapi situasi berbahaya.

“Hal seperti ini sangat mungkin terjadi. Apalagi kita tahu, banyak tenaga kerja yang direkrut oleh perusahaan mitra PT PUL berasal dari luar daerah dengan proses rekrutmen yang tidak transparan,” pungkasnya.

Insiden kecelakaan kerja di area pertambangan PT Prima Utama Lestari (PUL) yang menimpah salah satu karyawan, pada Selasa malam (28/01/25). Korban sempat mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Malili sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 21.21 WITA di dalam area tambang PT PUL. Korban segera dievakuasi ke Puskesmas Malili untuk mendapatkan penanganan medis.

Sekitar pukul 21.47 WITA, karyawan yang sempat dirawat telah dipulangkan. “Benar, tadi ada karyawan PT PUL yang datang, tetapi sudah pulang,” ujar seorang perawat di Puskesmas Malili yang enggan disebutkan namanya.

Namun, pihak manajemen PT PUL tampaknya enggan memberikan keterangan terkait insiden ini. Upaya konfirmasi yang dilakukan kepada Project Manager PT PUL, Roslianus Dominikus, serta Manager Eksternal, Dea Maulana, tidak mendapatkan tanggapan. Pesan yang dikirim melalui WhatsApp juga tidak direspons.

“Terkesan adanya indikasi pihak PT Pul menutup-nutupi insiden yang terjadi diarea tambang tersebut”tandasnya.

Pewarta : Din/SA

Baca Lainnya

Bupati Irwan Lantik Pejabat Administrator, Pengawas Hingga Fungsional di Lingkup Pemkab Lutim

12 Februari 2026 - 05:30 WITA

Sepanjang Tahun 2025, Polres Luwu Timur Amankan 139 Pelaku Penyalagunaan Narkoba

10 Februari 2026 - 11:41 WITA

Pemkab Lutim Gelar Musrenbang Kecamatan, Bahas Prioritas Pembangunan 2027

3 Februari 2026 - 05:02 WITA

Sat Lantas Polres Luwu Timur Gelar Sosialisasi Tertib Berlalulintas di Kantor J&T

30 Januari 2026 - 12:11 WITA

Trending di Luwu Raya