Memasuki tahun 2025, jajaran birokrasi Kabupaten Luwu Timur dipastikan tetap solid dan fokus pada program pembangunan. Hal ini ditegaskan dalam forum koordinasi yang digelar di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati, pada Jumat, 3 Januari 2025. Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Bupati H. Budiman tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi titik tolak untuk memastikan seluruh agenda pemerintah daerah berjalan seirama dengan visi pembangunan jangka menengah.
Kehadiran Sekretaris Daerah H. Bahri Suli, para asisten, staf ahli, serta jajaran kepala OPD beserta sekretaris dan kepala bidang, menjadikan rapat ini sebagai ajang konsolidasi yang strategis. Penekanan utama yang disampaikan oleh Bupati Budiman adalah soal kesinambungan program. Menurutnya, jalannya roda pemerintahan tidak boleh terhenti, terlebih saat terjadi pergantian kepemimpinan. Tanggung jawab moral dan administratif berada di tangan para pengguna anggaran untuk memastikan tidak ada program yang terbengkalai.
Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Lutim ini memberikan arahan tegas agar seluruh elemen perangkat daerah bahu-membahu mendukung program yang telah direncanakan. Hal itu penting karena program tersebut merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan menjadi visi misi pemerintah daerah, bukan lagi agenda pribadi calon pemimpin. Para kepala dinas juga diingatkan untuk menjaga kekompakan tim di internal masing-masing, serta memastikan kinerja bawahan tetap optimal. Apabila di masa mendatang terjadi rotasi atau pergantian pejabat, hal itu dianggap sebagai konsekuensi amanah yang harus dijalani dengan profesional.
Bupati Budiman juga tidak menampik bahwa tantangan ke depan semakin kompleks. Ia menyebutkan bahwa tata kelola pemerintahan akan semakin ketat dan tertib, seiring dengan lahirnya berbagai regulasi baru yang harus dipatuhi oleh seluruh aparatur. Oleh karena itu, kesiapan mental dan adaptasi terhadap aturan yang dinamis menjadi kunci utama dalam menghadapi periode pemerintahan yang baru. Rapat koordinasi awal tahun ini diharapkan menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi antar perangkat daerah demi mewujudkan pelayanan publik yang prima bagi masyarakat Luwu Timur.










