Di Kecamatan Nuha, tepatnya kawasan Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, keberadaan MTs Nurul Taqwa menjadi satu-satunya pilihan bagi para orang tua yang ingin anaknya melanjutkan pendidikan ke jenjang tsanawiyah. Fakta ini ditegaskan langsung oleh Jihadin Peruge, yang menjabat sebagai Wakil Ketua Satu DPRD Kabupaten Luwu Timur sekaligus Ketua Yayasan lembaga pendidikan tersebut. Menurutnya, tanpa MTs Nurul Taqwa, para lulusan madrasah ibtidaiyah atau sekolah dasar di wilayah itu akan kesulitan melanjutkan studi ke tingkat menengah pertama berbasis agama.
Jihadin menyampaikan bahwa pihaknya sangat berharap para siswa tetap bertahan dan melanjutkan pendidikan di madrasah tersebut, mengingat tidak ada satupun sekolah tsanawiyah lain yang beroperasi di Sorowako. Pernyataan ini ia sampaikan saat ditemui awak media pada Kamis, 4 Desember 2025. Ia menambahkan bahwa kelangsungan pendidikan anak-anak di daerah tersebut sangat bergantung pada eksistensi MTs Nurul Taqwa, sehingga seluruh elemen masyarakat diminta mendukung keberadaan sekolah ini.
Dalam kesempatan yang sama, Jihadin mengungkapkan kabar baik mengenai perhatian khusus yang diberikan oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam. Kepala daerah tersebut telah melakukan kunjungan langsung ke lokasi sekolah pada hari yang sama, Kamis 4 Desember 2025, untuk melihat secara nyata kondisi dan kebutuhan madrasah. Dari hasil peninjauan itu, Bupati memberikan jaminan bahwa MTs Nurul Taqwa akan mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah, termasuk upaya mempertahankan para tenaga pengajar yang ada serta mendorong peningkatan jumlah siswa baru di masa mendatang.
Harapan serupa juga dilontarkan oleh Nursiah, yang menjabat sebagai Wakil Ketua Yayasan. Ia menginginkan adanya intervensi nyata dari pemerintah untuk membenahi berbagai fasilitas yang ada di sekolah tersebut. Nursiah juga menyoroti kesejahteraan para guru yang mengajar di MTs Nurul Taqwa, dengan harapan mereka mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah daerah. Ia menuturkan bahwa perbaikan gedung dan penataan lingkungan sekolah menjadi prioritas utama agar proses belajar mengajar dapat berjalan lebih nyaman bagi seluruh siswa.
Dari data yang dihimpun, tercatat sebanyak 13 orang guru yang bertugas mengajar di madrasah ini, dengan komposisi sembilan guru laki-laki dan empat guru perempuan. Sementara itu, jumlah siswa yang aktif menempuh pendidikan di MTs Nurul Taqwa mencapai 66 orang. Kunjungan yang dilakukan oleh Bupati Luwu Timur tersebut diharapkan mampu menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan di sekolah ini, sehingga keberlangsungan kegiatan belajar mengajar dapat terus terjaga dan bahkan semakin membaik ke depannya.










