SwarnasAktual.id, Luwu Timur — Komitmen kuat untuk memperjuangkan akses air bersih serta peningkatan mutu sarana pendidikan di Desa Balambano kembali ditegaskan oleh Rusdi Layong, anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur. Hal tersebut mengemuka dalam agenda reses perseorangan masa sidang pertama tahun 2025-2026 yang berlangsung pada Senin (15/12/2025) di wilayah Kecamatan Wasuponda. Rusdi menegaskan bahwa seluruh masukan yang diserap dari warga akan terus dibawa hingga terealisasi dalam bentuk kebijakan nyata.
Dalam pertemuan itu, Rusdi Layong menyatakan bahwa usulan warga terkait penyediaan air bersih telah ditampung dan kini tengah memasuki fase perencanaan. Menurutnya, persoalan ini akan terus diperjuangkan sesuai dengan regulasi dan mekanisme yang berlaku. Dia menambahkan bahwa berbagai kebutuhan lain yang disuarakan masyarakat dalam dialog tersebut, terutama yang berkaitan dengan perbaikan gedung sekolah, juga menjadi prioritas untuk ditindaklanjuti. Kerusakan pada sejumlah Ruang Kelas Belajar (RKB) dinilai sudah tidak layak sehingga membutuhkan penanganan segera.
Lebih lanjut, Rusdi Layong memaparkan capaian pembangunan selama setahun terakhir yang direalisasikan bersama pemerintah daerah di Desa Balambano. Beberapa di antaranya ialah rehabilitasi tiga unit RKB untuk jenjang SD dan SMP yang masih dalam proses penyelesaian, pengerjaan perbaikan jalan lingkungan serta jalan tani dengan metode rabat beton, hingga penyaluran bibit pertanian kepada kelompok tani setempat. Politisi tersebut berharap seluruh program yang sudah maupun sedang berjalan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan menjadi pijakan untuk pembangunan yang lebih merata ke depannya.
Forum reses tersebut turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Wasuponda, Kepala Puskesmas Wasuponda, KUA Kecamatan Wasuponda, jajaran Polsek Wasuponda, hingga tokoh masyarakat dan warga sekitar. Dalam dialog yang berlangsung, keluhan utama yang disuarakan warga tetap berkutat pada minimnya akses air bersih yang dinilai menjadi persoalan mendasar. Mereka berharap pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan vital tersebut.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Darmawasn, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh bersama legislatif untuk terus memprioritaskan sektor pendidikan. Dia mengungkapkan sejumlah program prioritas tengah berjalan, salah satunya adalah pemberian seragam sekolah gratis bagi pelajar mulai dari jenjang TK hingga SMP. Langkah ini dinilai sebagai upaya nyata untuk mendorong pemerataan akses pendidikan di wilayah tersebut. Darmawasn menegaskan bahwa berbagai kebutuhan di bidang pendidikan akan terus dipantau dan dipastikan realisasinya berjalan sesuai harapan masyarakat.








