Luwu Timur – Pawennari, Ketua Bawaslu Luwu Timur, beserta jajaran komisioner dan staf, menggelar acara syukuran sederhana di kantor mereka, Selasa (15/4/2025). Momen tersebut bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-17 lembaga pengawas pemilu tersebut. Perayaan ini tidak hanya dihadiri oleh internal Bawaslu, tetapi juga sejumlah pemangku kepentingan kunci di daerah itu. Kehadiran mereka bertujuan mempererat sinergi dan membuka ruang dialog terbuka terkait kinerja Bawaslu selama ini.
Acara yang mengusung tema “17 tahun konsisten mengajal demokrasi” ini menjadi ajang refleksi sekaligus evaluasi. Pawennari, dalam sambutannya yang disampaikan tanpa kutipan langsung, mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT. Menurutnya, kegiatan ini dapat terlaksana berkat rahmat dan karunia yang melimpah dari Tuhan Yang Maha Esa. Ia juga menegaskan bahwa seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan khidmat.
Lebih lanjut, pria yang memimpin Bawaslu Lutim ini menjelaskan bahwa penyelenggaraan tasyakuran ini merupakan wadah strategis untuk memperkuat jalinan komunikasi antara lembaganya dengan semua stakeholder. Melalui forum ini pula, Bawaslu ingin menyerap berbagai aspirasi publik. Semua masukan itu nantinya akan menjadi bahan evaluasi terhadap pelayanan publik yang telah diberikan, khususnya dalam penanganan penyelenggaraan pemilu maupun pilkada di wilayah Luwu Timur. Pawennari juga menyampaikan harapan besarnya agar setiap pemangku kebijakan yang hadir tidak segan-segan memberikan koreksi dan saran membangun. Hal itu diperlukan untuk menutup celah kekurangan dalam kinerja Bawaslu selama bertugas dalam proses demokrasi.
Suasana berbeda datang dari Wakapolres Luwu Timur, Kompol Hajriadi. Ia menyoroti dinamika tahapan pemilu yang kerap kali menuntut energi dan pemikiran ekstra, terlebih pada masa kampanye. Ditegaskannya bahwa keterlibatan pihak kepolisian sangat dibutuhkan, terutama dalam menangani sengketa melalui mekanisme Gakkumdu. Ia pun mengutarakan keinginannya agar kolaborasi yang telah terjalin selama ini dapat terus berkesinambungan. Lebih dari itu, ia berharap kerja sama tersebut senantiasa mendapat ridha dan berkah dari Allah SWT.
Sementara itu, Pabung TNI, Mayor Armet Syafaruddin, memberikan wejangan khusus kepada jajaran Bawaslu Lutim. Ia mengingatkan agar lembaga tersebut tidak mengalami kendala seperti yang terjadi di beberapa daerah lain, yang terpaksa melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Dirinya mengingatkan bahwa dalam usia yang ke-17 ini, Bawaslu harus mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan pentingnya sikap adil dan tidak memihak, terutama terhadap kandidat yang memiliki modal finansial besar. Sebaliknya, ia mengapresiasi kinerja Bawaslu Luwu Timur yang dinilai telah bertindak profesional dan sesuai dengan aturan yang berlaku selama ini.











