Pesta Rakyat Marre Massapera yang digelar di Desa Burau Pantai, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, menjadi saksi keperkasaan tim dayung PODSI Luwu Timur. Berlaga pada ajang Lomba Dayung Perahu Naga kategori umum yang berlangsung dari Rabu hingga Jumat, 13–15 Agustus 2025, tim ini sukses mengunci posisi puncak klasemen.
Kejuaraan yang dihelat dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia ini mempertemukan dua belas tim dari sejumlah daerah di Luwu Timur. Setiap tim diperkuat oleh dua belas pendayung yang dituntut untuk menunjukkan sinergi, ketangkasan, serta daya tahan fisik yang prima di atas perairan. Sejak babak penyisihan hingga partai final, pasukan PODSI Luwu Timur tampil superior dan mampu meninggalkan para pesaingnya dengan jarak waktu yang cukup jauh.
Prosesi pembukaan kompetisi ini sendiri dilakukan oleh Asisten II Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Masdin. Dukungan penuh dari pemerintah daerah pun mengalir, mengingat ajang ini merupakan agenda tahunan yang menyedot animo publik. Selain menjadi ajang adu cepat, lomba ini menjadi momentum kebersamaan warga dalam menyongsong hari kemerdekaan.
Zakkir Mallakani, selaku pengurus PODSI Luwu Timur, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian anak asuhnya. Ia menegaskan bahwa hasil manis ini merupakan akumulasi dari kedisiplinan, kegigihan, serta intensitas latihan yang dijalani para atlet. Kepada para peraih medali, ia melontarkan apresiasi setinggi-tingginya, termasuk kepada jajaran pelatih dan pengurus yang dinilainya telah memberikan pembinaan yang konsisten dan tersistem dengan baik.
Lebih lanjut, Zakkir menjelaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang unjuk kebolehan semata. Lebih dari itu, kompetisi ini dijadikan batu loncatan untuk mengasah mental dan ketajaman para pendayung sebelum melangkah ke ajang yang lebih tinggi, yakni Pra Porprov Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang. Dengan modal kemenangan ini, harapan besar disematkan kepada PODSI Luwu Timur untuk dapat tampil gemilang dan mempertahankan konsistensi performa ketika berhadapan dengan kontingen-kontingen kuat di tingkat provinsi.











