Menu

Otomatis

Luwu Raya

Dukung Transformasi Politeknik Sorowako, Rivaldi: Perlu Kolaborasi Manajemen Bersama Pemerintah

badge-check

Dukung Transformasi Politeknik Sorowako, Rivaldi: Perlu Kolaborasi Manajemen Bersama PemerintahPerbesar

Luwu Timur – Transformasi Akademi Teknik Sorowako (ATS) menjadi Politeknik Sorowako dinilai sebagai langkah strategis yang membutuhkan dukungan penuh dari berbagai pihak. Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, Rivaldi, menegaskan bahwa kesuksesan perubahan status ini tidak bisa dilepaskan dari sinergi erat antara manajemen kampus dan pemerintah daerah setempat.

Menurut Rivaldi, peningkatan status yang terjadi di kampus tersebut membawa konsekuensi positif terhadap kualitas pendidikan dan variasi program studi yang ditawarkan. Berdasarkan penuturannya pada Sabtu, 11 September 2025, ia menyebutkan bahwa saat ini Politeknik Sorowako telah memiliki program studi Pemeliharaan dan Perbaikan Mesin jenjang Diploma 3 (D3), serta dua program studi strata satu (S1) baru, yaitu Teknologi Rekayasa Pengelasan dan Fabrikasi, serta Rekayasa dan Perencanaan Mesin. Sebelumnya, kedua bidang keahlian tersebut hanya tersedia pada jenjang D3, namun berkat perubahan status dari ATS menjadi politeknik, kini telah mampu membuka jenjang sarjana.

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Luwu Timur, Rivaldi mengaku sangat mengapresiasi kerja keras pengurus Yayasan Pendidikan Sorowako (YPS) yang tidak pernah berhenti berupaya meningkatkan mutu institusi pendidikan tersebut. Ia menilai bahwa komitmen YPS dalam memperbaiki fasilitas dan kualitas akademik patut diberikan penghargaan, karena hal ini secara langsung berdampak pada kemajuan sumber daya manusia di wilayah tersebut.

Ketua Komisi III DPRD Luwu Timur ini juga mengingatkan bahwa Politeknik Sorowako merupakan salah satu dari hanya dua perguruan tinggi yang tersebar di kabupaten tersebut. Oleh karena itu, keberadaannya harus dipandang sebagai aset berharga yang wajib dijaga dan dikembangkan bersama-sama demi kepentingan generasi mendatang. Ia menambahkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap kampus ini sangat tinggi, terbukti dari data Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun 2025 yang mencatatkan sekitar 500 pendaftar, padahal kapasitas yang tersedia hanya mampu menampung kurang lebih 100 mahasiswa saja.

Namun, Rivaldi menyayangkan bahwa keterbatasan infrastruktur menjadi faktor pembatas utama dalam penyerapan calon mahasiswa tersebut. Untuk itu, ia berharap agar semua pemangku kepentingan dapat hadir dalam upaya memperjuangkan pengembangan kampus, baik dari sisi fisik maupun akademik, sehingga kolaborasi antara legislatif, eksekutif, dan manajemen kampus mampu memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas di Luwu Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pemerintah Kecamatan Bersama Polsek Burau Gelar Kegiatan Pembinaan Masyarakat

21 Agu 2026 - 11:53 WITA

Pemerintah Kecamatan Bersama Polsek Burau Gelar Kegiatan Pembinaan Masyarakat

IKA DPRD Lutim Lakukan Aksi Peduli Korban Kebakaran di Desa Wewangriu

30 Jul 2026 - 08:40 WITA

IKA DPRD Lutim Lakukan Aksi Peduli Korban Kebakaran di Desa Wewangriu

DPRD Lutim Terima Kunker Rombongan DPRD Tana Toraja

28 Jul 2026 - 12:55 WITA

DPRD Lutim Terima Kunker Rombongan DPRD Tana Toraja

DPRD Lutim Gelar Rapat Pembahasan RENJA Tahun Anggaran 2027

23 Jul 2026 - 00:04 WITA

DPRD Lutim Gelar Rapat Pembahasan RENJA Tahun Anggaran 2027
Trending di Luwu Raya