Luwu Timur – Sebanyak tiga jenjang kelas di SMAN 5 Luwu Timur, yakni kelas 10, 11, dan 12, antusias mengikuti agenda pengkaderan pandu digital yang digelar di ruang laboratorium sekolah pada Senin, 22 November 2025. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Muh. Sadly Basri yang membawakan materi editing serta Syaprudin T. Iladat yang memaparkan materi jurnalistik. Para peserta mengaku gembira lantaran memperoleh wawasan dan pengalaman segar seputar dunia jurnalistik serta editing di era digitalisasi.
Pembukaan acara secara resmi dilakukan oleh Kepala SMAN 5 Luwu Timur, Ammas M, S.Pd, M.Si. Adapun tema yang diusung dalam kegiatan tersebut adalah “Teknologi di Tangan Kreatif Berinovasi, dan Beretika Sebagai Pengembangan Diri di Dunia Digital”. Tema ini sengaja dipilih untuk menekankan pentingnya keseimbangan antara inovasi dan etika dalam pemanfaatan teknologi oleh generasi muda.
Ramlah Taba, S.Pd.Gr selaku pembina Pandu Digital SMAN 5 Luwu Timur menyampaikan bahwa tujuan utama dari pengkaderan ini adalah untuk memperkuat kapasitas siswa dalam bidang teknologi. Ia menambahkan bahwa lewat program semacam ini, para siswa diharapkan mampu menjadi pribadi yang lebih inovatif dan kreatif sekaligus tetap menjunjung etika, sehingga bisa mengembangkan diri secara optimal di ruang digital. Harapan tersebut disampaikannya langsung kepada awak media Swarnas Aktual.id saat menanggapi jalannya kegiatan.
Terpisah, para siswa SMAN 5 Luwu Timur sejatinya sudah menunjukkan kecakapan dalam mempromosikan nama sekolah lewat berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, YouTube, dan TikTok. Berkat keaktifan mereka di dunia maya, eksistensi sekolah pun semakin dikenal luas oleh khalayak ramai. Melalui pengkaderan ini, diharapkan keterampilan yang sudah ada dapat terus diasah dan dikembangkan lebih jauh lagi.











