Upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis desa terus digalakkan di pesisir Luwu Timur. Sebanyak 70.000 ekor benih ikan bandeng kini telah ditebar di lahan tambak seluas 10 hektare yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Layar Pesisir, tepatnya di Desa Lakawali Pantai, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur. Langkah ini merupakan realisasi dari prioritas pemanfaatan Dana Desa tahun 2025 yang diarahkan untuk mengangkat potensi unggulan wilayah pesisir tersebut.
Malik, yang menjabat sebagai Direktur Bumdes Layar Pesisir, menyampaikan kepada SwarnasAktual.id pada Rabu (26/11/2025) bahwa pengembangan budidaya bandeng ini bertujuan memperkuat potensi lokal yang sudah mengakar di masyarakat. Ia mengungkapkan rasa optimistisnya terhadap hasil panen yang akan datang, dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan pangan warga sekaligus meningkatkan pendapatan kas desa. Keyakinan tersebut disampaikannya di sela-sela kegiatan penebaran benih yang berlangsung di tambak desa yang telah disiapkan secara teknis.
Kegiatan penebaran yang berlangsung di tambak milik desa tersebut turut dihadiri oleh perangkat desa, jajaran pengelola Bumdes, pendamping desa, serta warga setempat. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap program yang dinilai strategis ini. Desa Lakawali Pantai sendiri selama ini dikenal memiliki keunggulan komparatif di sektor budidaya bandeng, ditopang oleh kondisi geografis pesisir yang ideal serta keahlian turun-temurun masyarakat dalam mengelola tambak.
Mawardi, yang berperan sebagai Pendamping Desa Lakawali Pantai, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian tak terpisahkan dari strategi besar untuk mewujudkan ketersediaan pangan, keterjangkauan pangan, hingga pemanfaatan pangan hingga level terbawah. Menurutnya, dengan pengelolaan yang baik melalui Bumdes, maka alokasi Dana Desa dapat berputar secara produktif dan berkelanjutan, bukan sekadar menjadi proyek seremonial. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah desa berharap program ini bisa menjadi model percontohan ketahanan pangan yang bersumber dari potensi lokal, yang tidak hanya berhenti pada peningkatan produksi, tetapi juga mampu membuka lapangan usaha baru bagi masyarakat sekitar.
Lebih lanjut, pengembangan potensi bandeng ini merupakan wujud nyata komitmen desa dalam mengoptimalkan sumber daya alam yang dimiliki. Dengan potensi geografis yang mendukung dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Bumdes Layar Pesisir bertekad terus mengembangkan usaha ini agar dampak ekonominya bisa dirasakan secara maksimal oleh seluruh lapisan warga. Program ini menjadi bukti bahwa pengelolaan dana desa yang tepat sasaran dapat menghadirkan manfaat yang luas dan berkelanjutan.











