Di tengah dinamika politik nasional pasca pelantikan Presiden Prabowo, para kader Partai Amanat Nasional (PAN) di Kabupaten Luwu Timur mendapat peringatan keras untuk meningkatkan kewaspadaan dan integritas. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Luwu Timur, Usman Sadik, menegaskan bahwa pendidikan politik bagi seluruh kader merupakan sebuah keharusan yang tidak bisa ditawar lagi, mengingat partai politik adalah bagian tak terpisahkan dari ekosistem pemerintahan daerah yang dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Pernyataan tersebut disampaikan Usman Sadik saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) PAN ke-VI yang digelar secara virtual dari Wisma Trans, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, pada Minggu (28/12/2025). Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan bahwa situasi politik saat ini sedang berada dalam fase yang membutuhkan kehati-hatian ekstra. Dirinya mengaku selalu menekankan hal ini hampir di setiap kesempatan rapat internal bersama anggota fraksi PAN, dan hal yang sama juga menjadi perhatian serius dari ketua umum serta ketua DPD.
Usman Sadik secara khusus menyoroti maraknya penindakan hukum yang terjadi belakangan ini sebagai sebuah sinyal kuat bagi semua pihak. Ia mencontohkan bagaimana aparat penegak hukum pun tidak luput dari proses hukum, bahkan sejumlah oknum kejaksaan telah ditangkap. Baginya, fenomena ini menjadi alarm bagi semua orang, termasuk para kader PAN yang duduk di fraksi DPRD, untuk senantiasa menjaga perilaku dan tidak bertindak melawan hukum. Ia juga mengutip pesan tegas dari Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, yang menginstruksikan seluruh kader untuk serius mengawal program-program unggulan pemerintah.
Lebih lanjut, Usman Sadik menjelaskan bahwa ada tiga program prioritas Presiden Prabowo yang harus mendapat perhatian penuh dan pengawalan ketat dari seluruh kader partai. Program-program tersebut mencakup Makan Bergizi Gratis (MBG), pengembangan koperasi desa, serta penanganan sampah yang semuanya telah dituangkan melalui keputusan presiden dan langsung dipantau oleh Ketua Umum Zulkifli Hasan. Menurutnya, keberhasilan program-program ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah pusat, partai, dan pemerintah daerah, sehingga koordinasi yang intensif mutlak diperlukan agar seluruh agenda tersebut dapat berjalan lancar di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan instruksi langsung kepada para anggota DPRD dari Fraksi PAN Kabupaten Luwu Timur untuk bekerja keras dengan penuh kesungguhan. Ia meminta mereka untuk berkolaborasi erat dengan pemerintah daerah dalam menyukseskan seluruh program Bupati dan Wakil Bupati. Usman Sadik menilai bahwa kepemimpinan Bupati saat ini sangat terbuka terhadap masukan dan kritik konstruktif dari siapa pun, termasuk dari kalangan legislatif. Apabila terdapat kekeliruan dalam pelaksanaan program, ia berharap para anggota DPRD dapat menyampaikan koreksi dengan cara yang santun dan baik, karena Bupati dinilai selalu membuka ruang komunikasi yang seluas-luasnya.
Usman Sadik juga menekankan bahwa Bupati dan Wakil Bupati bekerja bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk membangun daerah dan mensejahterakan masyarakat. Menurutnya, perjuangan kedua pemimpin daerah tersebut harus didukung sepenuhnya oleh semua elemen demi kemajuan Luwu Timur di masa depan. Ia optimistis jika semua pihak bahu-membahu, maka kesejahteraan masyarakat akan semakin mudah diwujudkan. Ia menggarisbawahi bahwa Luwu Timur memiliki potensi sumber daya alam yang sangat melimpah. Jika dikelola secara optimal dan profesional, kekayaan alam ini akan meringankan tugas-tugas DPRD, terutama dalam menekan angka pengangguran dan menggeliatkan perekonomian daerah melalui kerja sama yang solid dengan pemerintah daerah.









