Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan 1 Malili-Wasuponda, Firman Udding, SIP., MP, menegaskan komitmennya untuk merealisasikan sejumlah usulan warga pada tahun 2026 ini. Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur dari Fraksi PKS tersebut menyampaikan bahwa anggaran untuk perbaikan jalan tani di Desa Pongkeru dan Desa Kawata telah dialokasikan. Selain itu, bantuan berupa mesin combine dan tangki air untuk kelompok tani juga akan dimasukkan dalam program pokok-pokok pikiran DPRD. Hal ini diungkapkannya saat menjawab aspirasi masyarakat dalam agenda temu konstituen yang digelar di Desa Laskap, tepatnya di Dusun Karebbe, pada Jumat (6/3/2026).
Berbagai kalangan menghadiri pertemuan tersebut, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan kelompok tani, pemuda, hingga sejumlah tamu undangan lainnya. Dalam forum yang merupakan bagian dari reses perseorangan masa sidang II tahun sidang 2025-2026 itu, aspirasi yang mengemuka didominasi oleh persoalan sektor pertanian dan peternakan. Kelompok tani menyuarakan perlunya dukungan sarana prasarana, di antaranya bibit unggul, traktor, mesin combine doser padi, serta pembangunan irigasi pertanian melalui sistem pompanisasi yang dibutuhkan di Desa Wewangriu dan Desa Pongkeru.
Sementara itu, kelompok peternak asal Desa Ladu-Ledu, Kecamatan Wasuponda, juga menyampaikan permohonan bantuan untuk pengembangan usaha ternak kambing. Tidak berhenti di situ, warga pun mengusulkan penambahan fasilitas penerangan jalan berupa lampu di kawasan Ledu-Ledu dan Desa Wewangriu. Seluruh masukan tersebut ditampung langsung oleh Firman Udding, yang kemudian memberikan tanggapan atas setiap usulan yang diajukan. Respons yang diberikan olehnya berhasil memancing antusiasme dan tepuk tangan meriah dari para hadirin yang memenuhi lokasi acara.
Firman Udding menuturkan bahwa berbagai permintaan yang berkaitan dengan peningkatan infrastruktur pertanian akan diupayakan realisasinya melalui mekanisme pokok-pokok pikiran DPRD. Ia meyakini bahwa pada tahun 2026 ini bantuan combine serta tangki untuk kelompok tani bisa diakomodir dalam program yang telah direncanakan. Ia juga menambahkan bahwa perbaikan jalan tani di dua desa, yakni Pongkeru dan Kawata, menjadi prioritas yang anggarannya sudah disiapkan. Langkah-langkah tersebut diambil demi menunjang kelancaran aktivitas pertanian warga serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pemilihannya.
Kegiatan reses ini dinilai menjadi sarana yang efektif bagi wakil rakyat untuk menyerap langsung keluhan dan harapan konstituennya. Melalui dialog terbuka seperti ini, berbagai persoalan di lapangan dapat diidentifikasi secara lebih akurat, sehingga tindak lanjut yang dirumuskan pun menjadi lebih tepat sasaran. Firman Udding berkomitmen untuk terus memperjuangkan setiap aspirasi yang telah disampaikan oleh masyarakat dalam forum tersebut.











