Luwu Timur mencatat kemajuan signifikan dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, sebagaimana tercermin dalam laporan pertanggungjawaban yang disampaikan oleh pemerintah daerah setempat. Fraksi Gerakan Persatuan Rakyat (GPR) DPRD Kabupaten Luwu Timur menilai kinerja eksekutif dalam dua bidang tersebut layak mendapat penghormatan tinggi.
Dalam forum Pemandangan Umum Fraksi yang digelar pada Senin, 6 April 2026, Ketua Fraksi GPR Sarkawi menyampaikan bahwa arah pembangunan daerah telah menunjukkan perbaikan yang konsisten. Ia merujuk pada data makro yang mencatat penurunan jumlah warga miskin secara bertahap dari tahun ke tahun, serta penguatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang menjadi tolok ukur kesejahteraan masyarakat secara luas.
Berdasarkan catatan resmi, angka kemiskinan di wilayah ini pada Maret 2025 berada di kisaran 18,55 ribu jiwa. Jumlah tersebut berkurang sekitar 2,15 ribu jiwa jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yakni Maret 2024. Sarkawi menjelaskan bahwa secara persentase, penduduk miskin di Luwu Timur juga mengalami penyusutan menjadi 5,71 persen pada Maret 2025, yang berarti turun 0,76 persen dari capaian tahun sebelumnya.
Selain kemiskinan, Sarkawi juga menyoroti kinerja positif pemerintah daerah dalam mempertahankan dan meningkatkan mutu pembangunan manusia. IPM Luwu Timur pada tahun 2025 berhasil menembus angka 77,28, yang masuk dalam kategori tinggi. Capaian ini menunjukkan kenaikan sebesar 0,84 poin dibandingkan posisi tahun 2024 yang tercatat di angka 76,54. Menurut Sarkawi, IPM merupakan parameter penting yang menggambarkan kualitas kehidupan penduduk, meliputi tiga dimensi utama yaitu derajat kesehatan, akses pendidikan, serta standar hidup yang layak.
Pernyataan tersebut disampaikan Sarkawi dalam kapasitasnya sebagai juru bicara fraksi saat menanggapi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Luwu Timur. Apresiasi yang diberikan oleh Fraksi GPR ini diharapkan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus melanjutkan program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.











