Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Luwu Raya

Ketua Bawaslu Lutim Pawenarri : Pendidikan Politik Perlu di Dorong Sampai Tingkat Desa

badge-check

Ketua Bawaslu Lutim Pawenarri : Pendidikan Politik Perlu di Dorong Sampai Tingkat DesaPerbesar

Pawennari, Ketua Bawaslu Kabupaten Luwu Timur, menegaskan bahwa kesadaran politik warga harus dibangun sejak dari akar rumput. Menurutnya, pendidikan politik yang menyentuh langsung masyarakat di tingkat desa menjadi fondasi penting dalam menghadapi kontestasi demokrasi lokal. Hal ini disampaikannya di tengah situasi peralihan kepemimpinan di sejumlah desa di wilayah tersebut, Senin (21/7/2025).

Saat ini, sebagian besar pemerintah desa di Luwu Timur tengah bersiap menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPD) untuk tahun 2026, mengikuti kalender pembangunan yang telah ditetapkan. Bersamaan dengan agenda tersebut, sejumlah desa juga menghadapi masa transisi jabatan kepala desa. Periode ini terjadi karena beberapa kepala desa telah menyelesaikan masa bakti enam tahunnya, sebelum adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai perpanjangan masa jabatan.

Dalam masa peralihan ini, posisi kepala desa diisi oleh penjabat yang memiliki kewenangan setara dengan pejabat definitif. Pawennari menjelaskan bahwa transisi ini juga beriringan dengan persiapan tahapan pemilihan kepala desa. Namun demikian, jadwal dan ketentuan teknis pelaksanaannya masih menunggu kebijakan resmi dari Kementerian Dalam Negeri maupun Kepala Daerah setempat.

Menghadapi kondisi tersebut, Pawennari mendorong partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat. Tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan tokoh perempuan di tingkat desa diminta untuk menginisiasi program pendidikan politik. Upaya ini bisa disalurkan melalui mekanisme perencanaan pembangunan desa yang sudah berjalan, sehingga edukasi politik dapat terintegrasi dengan agenda pembangunan lokal.

Langkah tersebut dinilai krusial untuk membangun kesadaran politik masyarakat secara langsung dan implementatif. Melalui jalur kontestasi politik demokratis di tingkat desa, yakni Pemilihan Kepala Desa, warga dapat terlibat secara nyata dalam proses demokrasi. Pawennari menambahkan bahwa program pendidikan politik yang dijalankan oleh desa dapat didanai melalui anggaran desa, dengan memanfaatkan kanal perencanaan pembangunan yang telah tersedia di setiap tingkatan desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Komisi III DPRD Lutim Tegaskan Proyek Pipa Minyak PT.Vale Tidak Boleh Beroperasi Sebelum Ada Kesepahaman

11 Okt 2026 - 03:56 WITA

Komisi III DPRD Lutim Tegaskan Proyek Pipa Minyak PT.Vale Tidak Boleh Beroperasi Sebelum Ada Kesepahaman

Ketua Komisi III DPRD Lutim Rivaldi :  Keputusan RDP dan Tinjauan Pipa PT.Vale Diambil Kolektif Kolegial

11 Okt 2026 - 03:11 WITA

Ketua Komisi III DPRD Lutim Rivaldi :  Keputusan RDP dan Tinjauan Pipa PT.Vale Diambil Kolektif Kolegial

Ekonomi Rakyat Bergerak & meningkat, Expo UMKM Sulsel 2026 di Luwu Timur Tuai Pujian

11 Okt 2026 - 02:33 WITA

Ekonomi Rakyat Bergerak & meningkat, Expo UMKM Sulsel 2026 di Luwu Timur Tuai Pujian

Wakil Ketua Komisi III DPRD Lutim Badawi Alwi Persoalkan Jarak Pipa Minyak PT Vale dengan Rumah Warga di Balambano

10 Okt 2026 - 05:48 WITA

Wakil Ketua Komisi III DPRD Lutim Badawi Alwi Persoalkan Jarak Pipa Minyak PT Vale dengan Rumah Warga di Balambano
Trending di Luwu Raya