Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Luwu Raya

Pandangan Fraksi GPR DPRD Lutim Dalam Rapat APBD Perubahan 2026 Prioritaskan Anggaran Pendidikan

badge-check

Pandangan Fraksi GPR DPRD Lutim Dalam Rapat APBD Perubahan 2026 Prioritaskan Anggaran PendidikanPerbesar

Luwu Timur, SwarnasAktual.Id- Pandangan fraksi Gerakan Persatuan Rakat (GPR) DPRD Luwu Timut, di rapat Pandangan Umum Fraksi-Fraksi, terhadap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) perubahan tahun 2026, agar memprioritaskan anggaran pendidikan, terutama pada Fasilitas sekolah yang belum memadai masih dirasakan siswa di sejumlah wilayah Luwu Timur.

Kondisi itu mendorong Fraksi Gerakan Persatuan Rakyat (GPR) DPRD Luwu Timur meminta pemerintah memperkuat anggaran pendidikan dalam perubahan APBD 2026.

Juru Bicara Fraksi GPR, Imanuddin, menyampaikan pandangan tersebut dalam rapat paripurna DPRD Luwu Timur, Jumat (04/09/2026).

Fraksi GPR menyampaikan pandangan umum terhadap Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Menurut GPR, perubahan APBD harus menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan yang merata.

GPR Dorong Pendapatan Daerah

Imanuddin mengatakan pemerintah perlu lebih kreatif menggali sumber pendapatan daerah.

Menurutnya, pemerintah tidak cukup hanya mengandalkan pengelolaan anggaran yang sudah tersedia.

“Pemerintah daerah dituntut cerdas dan kreatif dalam menghasilkan serta mengelola sumber-sumber pendapatan,” ujarnya.

Karena itu, potensi ekonomi daerah perlu dioptimalkan secara efektif dan efisien untuk meningkatkan pendapatan.

Selain itu, GPR meminta pemerintah memastikan anggaran perubahan APBD benar-benar mendukung kebutuhan dasar masyarakat.

Pendidikan, kesehatan, pertanian, dan infrastruktur menjadi sektor yang dinilai perlu mendapat perhatian dalam perubahan anggaran.

GPR Soroti Fasilitas Sekolah

Fraksi GPR juga menemukan sejumlah persoalan pendidikan melalui kunjungan dan monitoring ke beberapa satuan pendidikan.

Salah satu persoalan yang paling banyak ditemukan ialah minimnya mebeler atau perabot sekolah.

Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan siswa dan dapat memengaruhi proses belajar mengajar.

“Minimnya mebeler terjadi hampir di seluruh sekolah yang kami kunjungi,” ungkap Imanuddin.

Selain mebeler, GPR meminta pemerintah memperhatikan kebutuhan rehabilitasi dan pembangunan ruang kelas.

Prioritas tersebut perlu mempertimbangkan kondisi bangunan serta jumlah siswa pada masing-masing sekolah.

Karena itu, GPR mendorong pemerintah menyiapkan anggaran pendidikan yang lebih memadai.

Menurut fraksi, perhatian terhadap pendidikan harus terlihat melalui dukungan anggaran dan perbaikan fasilitas secara nyata.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Komisi III DPRD Lutim Tegaskan Proyek Pipa Minyak PT.Vale Tidak Boleh Beroperasi Sebelum Ada Kesepahaman

11 Okt 2026 - 03:56 WITA

Komisi III DPRD Lutim Tegaskan Proyek Pipa Minyak PT.Vale Tidak Boleh Beroperasi Sebelum Ada Kesepahaman

Ketua Komisi III DPRD Lutim Rivaldi :  Keputusan RDP dan Tinjauan Pipa PT.Vale Diambil Kolektif Kolegial

11 Okt 2026 - 03:11 WITA

Ketua Komisi III DPRD Lutim Rivaldi :  Keputusan RDP dan Tinjauan Pipa PT.Vale Diambil Kolektif Kolegial

Ekonomi Rakyat Bergerak & meningkat, Expo UMKM Sulsel 2026 di Luwu Timur Tuai Pujian

11 Okt 2026 - 02:33 WITA

Ekonomi Rakyat Bergerak & meningkat, Expo UMKM Sulsel 2026 di Luwu Timur Tuai Pujian

Wakil Ketua Komisi III DPRD Lutim Badawi Alwi Persoalkan Jarak Pipa Minyak PT Vale dengan Rumah Warga di Balambano

10 Okt 2026 - 05:48 WITA

Wakil Ketua Komisi III DPRD Lutim Badawi Alwi Persoalkan Jarak Pipa Minyak PT Vale dengan Rumah Warga di Balambano
Trending di Luwu Raya