Luwu Timur, SwarnasAktual.Id- Perhelatan Pekan Expo Koperasi dan UMKM 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Sorowako resmi berakhir.
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Iniaku, Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur itu memberikan dampak signifikan terhadap pendapatan pelaku usaha.

Bupati Luwu Timur Ir. H. Irwan Bachri Syam mengungkapkan, selama lima hari pelaksanaan expo, perputaran ekonomi berjalan sangat baik. Bahkan, tidak sedikit pelaku UMKM yang mencatatkan kenaikan omzet hingga empat kali lipat dari hari biasanya.
“Alhamdulillah, perputaran transaksi sangat baik. Ada pelaku UMKM kita yang keuntungannya naik sampai empat kali lipat. Ini bukti bahwa expo ini bukan seremonial, tapi benar-benar menggerakkan ekonomi kerakyatan,” tegas Bupati Irwan dalam sambutan penutupannya, Sabtu (11/10/2026) malam.
Acara penutupan yang berlangsung meriah tersebut turut dihadiri jajaran pemerintah provinsi, mitra dunia usaha dari sektor pertambangan, serta ribuan warga. Pada malam puncak, panitia juga menyerahkan penghargaan kepada stan terbaik dan mitra pendukung.
Expo yang berlangsung sejak 6 sampai 10 Oktober 2026 ini diikuti secara antusias oleh 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, 11 kecamatan se-Kabupaten Luwu Timur, serta gerakan koperasi dan pelaku UMKM binaan.
Menariknya, dalam expo kali ini, panitia mengangkat ikon lokal sebagai identitas kegiatan, yakni Buah Deno atau yang dikenal Buah Dengen _(Dillenia serrata)_. Buah endemik yang tumbuh subur di pesisir Danau Matano ini ditetapkan sebagai buah ciri khas Sulawesi Selatan dalam expo tersebut.
Ketua Panitia menyebut, selain pameran produk unggulan daerah, expo juga diisi dengan agenda pemberdayaan yang padat dan edukatif. Di antaranya Seminar Perkoperasian yang diikuti 440 peserta dari seluruh Sulsel, Talkshow Pemberdayaan Koperasi dan UMKM, serta Klinik Usaha gratis oleh UPT Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Provinsi Sulsel.
Tak hanya itu, untuk menarik minat pengunjung, digelar pula berbagai lomba seni dan budaya seperti lomba paduan suara, sambung lirik lagu, permainan tradisional, pameran benda pusaka dan bonsai, serta wisata edukasi ke Danau Matano dan Taman Kehati Sorowako bagi peserta dari luar daerah.
Dengan berakhirnya expo ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap semangat kolaborasi antara koperasi, UMKM, dan dunia usaha dapat terus berlanjut, sehingga mampu mendorong UMKM naik kelas dan menjadi pilar ekonomi daerah yang mandiri.
Pewarta : Red/SwarnasAktual.Id
















