Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bersama PT Citra Lampi Mandiri (PT.CLM) tengah menggalakkan upaya percepatan penuntasan kasus gizi buruk pada anak. Fokus utama program ini diarahkan pada kawasan sekitar area operasional perusahaan, dengan target mewujudkan kondisi bebas stunting di wilayah tersebut.
Fauzi Lukman, selaku Manajer Eksternal PT.CLM, menyampaikan keterangannya kepada media pada Senin (1/12/2025). Ia menegaskan bahwa kunci keberhasilan inisiatif ini terletak pada kesiapan tenaga kesehatan di tingkat desa. Oleh karena itu, langkah konkret yang diambil adalah menggelar pelatihan bagi 25 kader Posyandu guna memperkuat kapasitas mereka dalam melakukan deteksi dini serta penanganan masalah gizi di lapangan.
Diakui oleh Fauzi bahwa di sejumlah titik dalam area pemberdayaan perusahaan, kasus stunting masih ditemukan. Namun demikian, sejak tahun 2025 pihaknya telah melakukan intervensi langsung melalui program pemberian makanan tambahan bagi anak-anak yang membutuhkan. Sedangkan untuk periode 2026, prioritas utama digeser pada peningkatan kualitas sumber daya manusia para kader, karena merekalah garda terdepan dalam pendampingan masyarakat.
Menurut Fauzi, apabila kapasitas para kader Posyandu sudah mumpuni, maka berbagai program penanggulangan stunting yang digulirkan akan jauh lebih efektif dan mudah diterapkan di tingkat komunitas. Ia juga menambahkan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah akan terus diperkuat agar cita-cita menjadikan Luwu Timur sebagai wilayah tanpa stunting dapat segera terwujud, terutama di lokasi-lokasi yang menjadi bagian dari wilayah pemberdayaan PT.CLM.











