Menu

Otomatis

Luwu Raya

KONI Luwu Timur Optimis Catat Sejarah Pada Porprov Ke XVIII Wajo Bone 2026

badge-check

KONI Luwu Timur Optimis Catat Sejarah Pada Porprov Ke XVIII Wajo Bone 2026Perbesar

Kabupaten Luwu Timur menargetkan torehan bersejarah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-XVIII yang akan berlangsung di Wajo dan Bone pada 2026. Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat, Herawan Raditya, menyatakan keyakinannya bahwa capaian medali emas dengan jumlah dua digit bakal diraih untuk pertama kalinya sepanjang sejarah keikutsertaan daerah tersebut di kompetisi antarprovinsi itu. Target ambisius ini dinilai realistis setelah pihaknya melakukan pemantauan langsung terhadap sejumlah cabang olahraga yang tengah menjalani persiapan menuju babak kualifikasi tahun 2025.

Herawan menjelaskan bahwa seluruh atlet dan ofisial yang diberangkatkan ke babak kualifikasi Porprov tahun depan akan dilindungi oleh jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan, dengan biaya premi ditanggung sepenuhnya oleh KONI Luwu Timur. Ia mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan para insan olahraga di daerahnya, sejalan dengan tagline kepemimpinan Bupati Irwan Bachri Syam dan Wakil Bupati Hj. Puspawati Husler, yakni “Lutim Juara” yang bermakna maju dan sejahtera.

Mengenai apresiasi bagi para pemenang, Herawan menyampaikan bahwa nilai bonus untuk peraih medali emas akan dinaikkan secara signifikan. Pada Porprov ke-XVII yang digelar di Sinjai dan Bulukumba pada 2022, atlet peraih emas menerima hadiah sebesar 15 juta rupiah, namun untuk edisi mendatang nominal tersebut akan ditingkatkan menjadi 20 juta rupiah per medali. Kenaikan ini diharapkan mampu memacu semangat para atlet untuk memberikan performa terbaik mereka di kancah kompetisi nanti.

Selain bonus, ia juga menjanjikan pembayaran uang saku yang lebih transparan dan tepat waktu. Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya yang kerap memicu keluhan, kali ini seluruh uang saku untuk atlet akan diserahkan sebelum keberangkatan menuju lokasi pertandingan. Dengan demikian, para atlet dan pelatih tidak perlu lagi khawatir soal kejelasan pendanaan selama bertanding. Kebijakan ini pun dinilai akan membuat masing-masing cabang olahraga bisa lebih berkonsentrasi pada program pemusatan latihan, karena urusan finansial telah ditangani sepenuhnya oleh KONI.

Adapun rincian uang saku yang disiapkan adalah sebesar 1 juta rupiah untuk setiap atlet, sementara pelatih akan menerima antara 1,5 juta hingga 2 juta rupiah per orang. Herawan menegaskan bahwa seluruh kebutuhan finansial bagi pelatih dan atlet ditanggung oleh KONI Luwu Timur. Ia menyampaikan hal tersebut saat dihubungi pewarta pada Minggu, 17 Agustus 2025, dengan nada penuh optimisme bahwa target dua digit medali emas bukan sekadar wacana, melainkan sebuah keniscayaan yang akan diwujudkan pada Porprov ke-XVIII di Wajo Bone 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pemerintah Kecamatan Bersama Polsek Burau Gelar Kegiatan Pembinaan Masyarakat

21 Agu 2026 - 11:53 WITA

Pemerintah Kecamatan Bersama Polsek Burau Gelar Kegiatan Pembinaan Masyarakat

IKA DPRD Lutim Lakukan Aksi Peduli Korban Kebakaran di Desa Wewangriu

30 Jul 2026 - 08:40 WITA

IKA DPRD Lutim Lakukan Aksi Peduli Korban Kebakaran di Desa Wewangriu

DPRD Lutim Terima Kunker Rombongan DPRD Tana Toraja

28 Jul 2026 - 12:55 WITA

DPRD Lutim Terima Kunker Rombongan DPRD Tana Toraja

DPRD Lutim Gelar Rapat Pembahasan RENJA Tahun Anggaran 2027

23 Jul 2026 - 00:04 WITA

DPRD Lutim Gelar Rapat Pembahasan RENJA Tahun Anggaran 2027
Trending di Luwu Raya