Luwu Timur – Komitmen penyerapan tenaga kerja lokal menjadi sorotan utama menjelang operasional PT. IHIP pada 2026 mendatang. Muhammad Iwan, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Luwu Timur dari Fraksi Partai Nasdem, menegaskan bahwa proporsi 70 persen untuk pekerja setempat dan 30 persen untuk tenaga kerja dari luar daerah merupakan harga mati yang harus dipenuhi. Target rekrutmen tahap awal perusahaan disebut-sebut mencapai seribu orang, yang terbagi dalam dua posisi, yaitu operator dan helper.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pembangunan infrastruktur pabrik akan dimulai lebih dulu pada tahun yang sama. Kondisi ini tentu membuka peluang besar bagi para pencari kerja, khususnya mereka yang memiliki keterampilan di bidang konstruksi dan operasional. Menurut Iwan, kebutuhan tenaga kerja buruh pada fase awal tersebut diharapkan mampu menciptakan distribusi kesempatan kerja yang merata, selaras dengan latar belakang pendidikan serta keahlian masing-masing calon pekerja.
Pernyataan tersebut disampaikan Iwan saat diwawancarai media ini pada Senin, 29 September 2025. Ia mengungkapkan harapannya agar kehadiran PT. IHIP mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, dengan prioritas utama diberikan kepada putra-putri daerah asli Luwu Timur. Keyakinan terhadap kapasitas sumber daya manusia lokal pun diutarakan, mengingat berbagai program pelatihan keterampilan telah tersedia dan digalakkan di wilayah tersebut.
Iwan menambahkan, para pencari kerja lokal di Kabupaten Luwu Timur dinilai sudah memiliki kesiapan untuk langsung terjun ke dunia industri. Modal pelatihan dan skill yang telah dimiliki diharapkan menjadi bekal untuk bersaing dan memenuhi kebutuhan perusahaan. Dengan demikian, pembukaan lowongan kerja oleh PT. IHIP nantinya diharapkan benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar, bukan hanya menjadi wacana belaka.











