Menu

Otomatis

Luwu Raya

Terkait Kebocoran Pipa Minyak PT.Vale, Anggota Komisi III DPRD Lutim Erik Estrada Angkat Bicara

badge-check

Terkait Kebocoran Pipa Minyak PT.Vale, Anggota Komisi III DPRD Lutim Erik Estrada Angkat BicaraPerbesar

Pencemaran lahan pertanian akibat tumpahan minyak dari pipa milik PT Vale di Kecamatan Towuti memantik keprihatinan mendalam dari kalangan legislatif. Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Luwu Timur, Erik Estrada, S.S.Pd, menuntut adanya langkah konkret dari perusahaan tambang tersebut agar kejadian serupa tak pernah terulang di masa mendatang.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp pada Selasa (26/8/2025), Erik menyampaikan bahwa insiden ini menjadi pukulan telak bagi para petani yang lahannya ikut tercemar. Ia menilai dampak yang ditimbulkan sangat memprihatinkan karena mata pencaharian warga terdampak langsung terganggu oleh rembesan minyak yang mencemari area pertanian mereka.

Menurut Erik, pihak PT Vale sudah seharusnya memikul penuh tanggung jawab atas musibah yang terjadi. Ia berharap perusahaan tidak tinggal diam dan segera mengambil tindakan nyata untuk memulihkan kondisi lingkungan serta memberikan kompensasi yang layak bagi warga yang dirugikan.

Legislator tersebut juga mendesak tim teknis di lapangan untuk bergerak cepat dengan melakukan pendataan yang detail dan menyeluruh. Setiap bidang lahan milik petani yang terdampak harus dicatat secara komprehensif agar proses tindak lanjut dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.

Soal penyebab kebocoran yang belum diketahui pastinya, Erik mengaku belum bisa memastikan apakah ada unsur kelalaian di dalamnya. Ia menyerahkan proses investigasi kepada pihak-pihak berwenang yang sedang mendalami kasus ini. Ia menegaskan bahwa saat ini masih terlalu dini untuk menyimpulkan apa pun sebelum hasil penyelidikan resmi keluar.

Erik menambahkan, perusahaan tambang harus belajar banyak dari peristiwa ini. Ia mengingatkan bahwa bahaya tumpahan minyak terhadap kelestarian lingkungan bukan persoalan sepele. Ke depan, pengawasan dan pengecekan terhadap infrastruktur perpipaan wajib ditingkatkan agar risiko pencemaran dapat ditekan seminimal mungkin.

Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar kejadian serupa tidak pernah lagi terjadi. Baginya, keselamatan lingkungan dan keberlangsungan hidup warga harus menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar-tawar oleh kepentingan industri apa pun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pemerintah Kecamatan Bersama Polsek Burau Gelar Kegiatan Pembinaan Masyarakat

21 Agu 2026 - 11:53 WITA

Pemerintah Kecamatan Bersama Polsek Burau Gelar Kegiatan Pembinaan Masyarakat

IKA DPRD Lutim Lakukan Aksi Peduli Korban Kebakaran di Desa Wewangriu

30 Jul 2026 - 08:40 WITA

IKA DPRD Lutim Lakukan Aksi Peduli Korban Kebakaran di Desa Wewangriu

DPRD Lutim Terima Kunker Rombongan DPRD Tana Toraja

28 Jul 2026 - 12:55 WITA

DPRD Lutim Terima Kunker Rombongan DPRD Tana Toraja

DPRD Lutim Gelar Rapat Pembahasan RENJA Tahun Anggaran 2027

23 Jul 2026 - 00:04 WITA

DPRD Lutim Gelar Rapat Pembahasan RENJA Tahun Anggaran 2027
Trending di Luwu Raya