Puncak Indah, Malili, menjadi saksi tonggak baru bagi layanan publik di Luwu Timur. Pada Rabu, 7 Januari 2026, sebuah fasilitas khusus yang diperuntukkan bagi penyediaan asupan gizi gratis untuk pelajar resmi beroperasi. Hj. Harisah Suharjo, yang menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD setempat, mendampingi Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, dalam seremoni pemotongan pita sebagai tanda dimulainya operasional Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam pidato peresmiannya, Irwan Bachri Syam tidak hanya meresmikan gedung, tetapi juga memberikan instruksi konkret kepada jajaran pendidikan dan kesehatan. Ia meminta agar para Kepala Sekolah yang hadir dapat bertindak sebagai agen edukasi bagi murid dan wali murid mengenai keuntungan dari program MBG ini. Lebih lanjut, ia menginstruksikan Kepala Puskesmas untuk turun langsung melakukan inspeksi rutin terhadap higienitas dan kualitas bahan makanan yang diolah, sementara Camat dan Kepala Desa diharapkan mengawal ketepatan sasaran penyaluran bantuan di masing-masing wilayah.
Fungsi dapur ini jauh melampaui sekadar tempat memasak. Menurut penuturan Bupati, fasilitas tersebut merupakan komponen vital yang dibangun untuk mengawal suksesnya program prioritas pemerintah pusat. Fokus utamanya adalah menjamin ketersediaan dan penyaluran makanan sehat bagi para pelajar, sehingga mereka dapat belajar dengan lebih baik. Target penerima manfaat layanan ini mencakup pelajar dari jenjang Taman Kanak-kanak sampai Sekolah Menengah Atas, serta segmen masyarakat yang tergolong rentan, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang tidak berada di bawah naungan PAUD.
Acara tersebut turut dimeriahkan oleh kehadiran sejumlah tokoh penting daerah. Selain Ketua PKK Kabupaten Luwu Timur, tampak hadir pula unsur pimpinan kecamatan Malili beserta jajaran Forkopimcam yang menunjukkan sinergi antarinstansi. Momentum ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi pemerataan gizi di wilayah tersebut, memastikan tidak ada lagi anak yang tertinggal dalam hal pemenuhan nutrisi harian.











