Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Luwu Raya

Hj. Harisah Suharjo Nilai MBLB di Lutim Harus Dikelola Secara Optimal

badge-check

Hj. Harisah Suharjo Nilai MBLB di Lutim Harus Dikelola Secara OptimalPerbesar

Luwu Timur,SwarnasAktual.Id – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Luwu Timur, Hj. Harisah, mendorong pemerintah daerah memperkuat intensifikasi dan ekstensifikasi Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) sebagai salah satu upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal tersebut menjadi salah satu poin yang dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Luwu Timur bersama Bapemda dan BKAD. Rapat tersebut membahas langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi penerimaan daerah dari sektor MBLB.

Hj. Harisah menilai potensi MBLB di Luwu Timur perlu dikelola secara optimal melalui pendataan yang akurat, pengawasan aktivitas pengambilan dan pemanfaatan MBLB, serta peningkatan kepatuhan para wajib pajak.

Menurutnya, penguatan basis data menjadi hal penting agar pemerintah daerah dapat mengetahui secara jelas potensi MBLB yang ada, termasuk objek dan subjek pajaknya.

“Pendataan harus terus diperbarui. Kita perlu memastikan seluruh objek dan wajib pajak MBLB terdata dengan baik, sehingga potensi penerimaan daerah dapat dihitung secara lebih akurat,” ujar Hj. Harisah 11/8/2026.

Selain pendataan, ia juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap volume pengambilan MBLB serta pencocokan data antara izin usaha, produksi, penjualan, dan pembayaran pajak.

Hj. Harisah juga mendorong adanya evaluasi secara berkala antara potensi, target, dan realisasi penerimaan MBLB. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat mengetahui kendala yang terjadi sekaligus mengambil langkah perbaikan untuk meningkatkan penerimaan.

Di sisi lain, upaya ekstensifikasi juga dinilai perlu dilakukan dengan mengidentifikasi potensi objek MBLB yang selama ini belum terdata atau belum memberikan kontribusi PAD secara optimal, tentunya dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Yang perlu kita dorong adalah bagaimana potensi yang menjadi kewenangan daerah ini bisa dikelola dan diawasi dengan baik. Jangan sampai ada potensi PAD yang terlewat hanya karena persoalan pendataan dan pengawasan,” tegasnya.

Melalui RDP tersebut, DPRD Luwu Timur mendorong Bapemda dan BKAD membangun basis data MBLB yang akurat dan terintegrasi, memperkuat pengawasan di lapangan, serta meningkatkan koordinasi antarinstansi.

Hj. Harisah menegaskan, optimalisasi penerimaan MBLB bukan semata-mata mengejar peningkatan pendapatan, tetapi memastikan potensi daerah dapat dikelola secara tertib, transparan, dan memberikan manfaat bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Luwu Timur.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Komisi III DPRD Lutim Tegaskan Proyek Pipa Minyak PT.Vale Tidak Boleh Beroperasi Sebelum Ada Kesepahaman

11 Okt 2026 - 03:56 WITA

Komisi III DPRD Lutim Tegaskan Proyek Pipa Minyak PT.Vale Tidak Boleh Beroperasi Sebelum Ada Kesepahaman

Ketua Komisi III DPRD Lutim Rivaldi :  Keputusan RDP dan Tinjauan Pipa PT.Vale Diambil Kolektif Kolegial

11 Okt 2026 - 03:11 WITA

Ketua Komisi III DPRD Lutim Rivaldi :  Keputusan RDP dan Tinjauan Pipa PT.Vale Diambil Kolektif Kolegial

Ekonomi Rakyat Bergerak & meningkat, Expo UMKM Sulsel 2026 di Luwu Timur Tuai Pujian

11 Okt 2026 - 02:33 WITA

Ekonomi Rakyat Bergerak & meningkat, Expo UMKM Sulsel 2026 di Luwu Timur Tuai Pujian

Wakil Ketua Komisi III DPRD Lutim Badawi Alwi Persoalkan Jarak Pipa Minyak PT Vale dengan Rumah Warga di Balambano

10 Okt 2026 - 05:48 WITA

Wakil Ketua Komisi III DPRD Lutim Badawi Alwi Persoalkan Jarak Pipa Minyak PT Vale dengan Rumah Warga di Balambano
Trending di Luwu Raya