Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Luwu Raya

Sulitnya Petani Dapatkan BBM Untuk Operasional Alsintan Menjadi Perhatian Serius di Kalangan Anggota DPRD Lutim

badge-check

Sulitnya Petani Dapatkan BBM Untuk Operasional Alsintan Menjadi Perhatian Serius di Kalangan Anggota DPRD LutimPerbesar

Luwu Timur, SwarnasAktual,Id-Sulitnya petani mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk operasional Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), menjadi perhatian serius anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur.

Salah satu anggota DPRD dari fraksi PDIP Andi Surono S, S.E yang memberikan perhatian serius terhadap persoalan yang di hadapi para petani, persoalan krusial ini mencuat dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Program Strategis Kementerian Pertanian yang digelar di Aula Kantor Camat Tomoni Timur. Rabu (16/9/2026).

Dalam forum yang menghadirkan unsur pemerintah, legislatif, Perum Bulog, dinas teknis, serta jajaran Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dan seluruh penyuluh se-Luwu Timur tersebut, pasokan BBM resmi menjadi sorotan utama.

Pasalnya, ketersediaan BBM jenis solar maupun pertalite tidak hanya urgen untuk sarana transportasi angkut, melainkan menjadi penentu hidup-matinya operasional Alsintan seperti traktor, pompa air, hingga mesin panen (combine harvester).

Para penyuluh pertanian di lapangan yang mendampingi langsung kelompok tani menyuarakan hambatan besar saat mengakses BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Kondisi ini dinilai sangat mengganggu akselerasi produksi pangan daerah, terutama dalam mendukung program strategis nasional seperti Serapan Gabah dan E-Bamper.

Merespons gelombang aduan tersebut, tiga Anggota DPRD Luwu Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, yaitu Andi Surono S, S.E (PDI-P), Wahidin Wahid, dan Ambrosius Boroallo, secara tegas berdiri di barisan depan untuk membela kepentingan petani.

Ketiga legislator tersebut menyatakan komitmen bulatnya untuk menindaklanjuti persoalan regulasi serta kendala kemudahan akses pasokan BBM di SPBU lokal.

“Aspirasi ini tidak boleh berhenti sekadar menjadi catatan atau menit rapat. Kami dari DPRD siap memfasilitasi dan mengkomunikasikan langsung persoalan hambatan akses BBM ini dengan pihak pemilik SPBU,” tegas Andi Surono S, S.E.

Andi Surono menekankan bahwa pengawasan dan pengawalan jalur distribusi bahan bakar bagi sektor pertanian adalah bentuk tanggung jawab moral dan politik DPRD.

Menurutnya, sektor pertanian merupakan urat nadi perekonomian Luwu Timur sehingga ketersediaan BBM untuk Alsintan wajib dijamin tanpa hambatan birokrasi yang membebani kelompok tani.

Dukungan senada ditegaskan Wahidin Wahid dan Ambrosius Boroallo. Mereka sepakat bahwa sinergi lintas instansi dan melibatkan Pemkab Luwu Timur, DPRD, Dinas Pertanian, Bulog, hingga pengelola SPBU harus segera dikonkretkan agar proses produksi pertanian musim ini tidak terkendala.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Komisi III DPRD Lutim Tegaskan Proyek Pipa Minyak PT.Vale Tidak Boleh Beroperasi Sebelum Ada Kesepahaman

11 Okt 2026 - 03:56 WITA

Komisi III DPRD Lutim Tegaskan Proyek Pipa Minyak PT.Vale Tidak Boleh Beroperasi Sebelum Ada Kesepahaman

Ketua Komisi III DPRD Lutim Rivaldi :  Keputusan RDP dan Tinjauan Pipa PT.Vale Diambil Kolektif Kolegial

11 Okt 2026 - 03:11 WITA

Ketua Komisi III DPRD Lutim Rivaldi :  Keputusan RDP dan Tinjauan Pipa PT.Vale Diambil Kolektif Kolegial

Ekonomi Rakyat Bergerak & meningkat, Expo UMKM Sulsel 2026 di Luwu Timur Tuai Pujian

11 Okt 2026 - 02:33 WITA

Ekonomi Rakyat Bergerak & meningkat, Expo UMKM Sulsel 2026 di Luwu Timur Tuai Pujian

Wakil Ketua Komisi III DPRD Lutim Badawi Alwi Persoalkan Jarak Pipa Minyak PT Vale dengan Rumah Warga di Balambano

10 Okt 2026 - 05:48 WITA

Wakil Ketua Komisi III DPRD Lutim Badawi Alwi Persoalkan Jarak Pipa Minyak PT Vale dengan Rumah Warga di Balambano
Trending di Luwu Raya